Melukis di Pasir, Mengukir di Batu (Kisah Persahabatan)

Perjalanan dua sahabat / gambar: Unsplash.com

ADA dua orang yang bersahabat berjalan melewati perjalanan di padang pasir. Mereka berdua adalah sahabat dekat. Selama melewati beberapa titik perjalanan, mereka sesekali bertengkar.

Seorang sahabat menampar cukup keras sahabatnya tepat di wajahnya. Orang yang ditampar pun terluka. Kemudian, tanpa mengatakan apapun, ia menulis di pasir ''hari ini sahabatku menampar wajahku!".

Mereka terus berjalan hingga pada akhirnya menemukan oasis, di mana mereka memutuskan untuk istirahat dan mandi. Namun na'as, seorang sahabat yang telah terluka karena ditampar itu, kini terjebak di kubangan lumpur bisa membuatnya tenggelam.

Lalu sahabat yang telah menamparnya itu langsung bergegas menyelamatkan nyawanya. Setelah dia pulih dari hampir tenggelam, dia menulis di atas batu ''hari ini sahabatku menyelamatkan hidupku".

Sahabat yang telah menampar dan menyelamatkan sahabatnya itu kemudian bertanya, "setelah aku menampar dan menyakitimu, kamu menulis di pasir. Sekarang kamu menulis di atas batu, mengapa?".

Sahabatnya menjawab, “ketika seseorang menyakiti kita, kita harus menuliskannya di pasir, di mana angin pengampunan dapat menghapusnya. Tapi, ketika seseorang melakukan sesuatu yang baik untuk kita, kita harus mengukirnya di batu di mana tidak ada angin yang mampu menghapusnya". [unknown/ff*]

KOMENTAR

Name

22 Mei 2019,1,Advertorial,1,Analisis Utama,2,Artikel,251,Beasiswa,1,Berita,1099,buku,1,cerpen,23,Corona virus,49,download,1,EkspreShe,29,Essay,86,Generasi Milenial,24,Hari Buruh Internasional,3,Hari Raya,8,Hari Santri,4,Ilmu Pengetahuan,34,Keagamaan,30,Kesehatan,16,Komunikasi,1,Kuliah Online,7,Mahasiswa,210,Mendikbud,1,Muhammad,3,New Normal,6,Oase,257,Opini,184,opini mahasiswa,6,PBAK,17,pdf,1,politik,3,Puasa Ramadan,27,Puisi,96,Resensi,15,Resensi Buku,16,Resensi Film,24,Riset,4,Sahabat,1,Sastra,64,Semarang,35,Skripsi,2,Surat Pembaca,7,Teknologi,23,Toefl-Imka,14,UIN Walisongo,264,UKM,5,ukt,10,Wisuda,38,Zodiak,3,
ltr
item
IDEApers: Melukis di Pasir, Mengukir di Batu (Kisah Persahabatan)
Melukis di Pasir, Mengukir di Batu (Kisah Persahabatan)
Ketika seseorang menyakiti kita, kita harus menuliskannya di pasir, di mana angin pengampunan dapat menghapusnya. Tapi, ketika seseorang melakukan sesuatu yang baik untuk kita, kita harus mengukirnya di batu di mana tidak ada angin yang mampu menghapusnya
https://1.bp.blogspot.com/-X3B2b1h1VmU/Xjxk6TJjfDI/AAAAAAAAAGo/JUDztQzwDoQE4dM3oaEvm4Wf53QP7VHsACLcBGAsYHQ/s1600/dua%2Bsahabat.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-X3B2b1h1VmU/Xjxk6TJjfDI/AAAAAAAAAGo/JUDztQzwDoQE4dM3oaEvm4Wf53QP7VHsACLcBGAsYHQ/s72-c/dua%2Bsahabat.jpg
IDEApers
https://www.ideapers.com/2020/02/pasir-batu-makna-persahabatan.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2020/02/pasir-batu-makna-persahabatan.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin