Post-truth Adalah Kematian Nalar

Pakar Filsafat Sosial dan Politik, Donny Danardono/ Sumber: Jatengtoday.com 
Semarang, IDEAPERS.COM - Pakar Filsafat Sosial dan Politik, Donny Danardono menyampaikan pendapatnya dalam Bedah Majalah IDEA edisi 42 yang berjudul "Pesta Kematian Nalar; Sketsa Pergolakan Politik Indonesia".

Donny mengatakan bahwa post-truth adalah sebuah kematian nalar, karena fakta objektif kurang penting dalam membentuk opini publik. Menurutnya, terbentuknya opini publik bukan berdasarkan fakta, akan tetapi kepentingan pribadi.

"Post truth itu kematian nalar. Bukan karena fakta, tapi kepentingan pribadi," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Donny juga menyampaikan gagasannya terkait post-truth yang bermain menggunakan emosi di dalamnya. Kematian nalar itu pun didorong oleh berbagai hal yang tidak diverifikasi dan dicek kebenarannya terlebih dahulu. Kata Donny, kedua hal inilah yang ikut andil dalam menunjang matinya nalar.

"Emosi yang bermain, tidak ada verifikasi, pasangannya nalar itu mati," kata Donny, Jumat (11/10/19).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa media sosial berperan dalam membangkitkan emosi, bukan nalar. Hal ini menjadikan tidak ada kesempatan menganalisa secara langsung tentang kebenaran segala isu yang telah tersebar.

"Dunia maya itu membuat orang mempunyai informasi apa saja. Ini membangkitkan emosi bukan nalar. Emosi dalam arti suka, benci, terharu. Kemudian meneruskan ke yang lain. Beda dengan ketika kita menganalisa," kata dosen filsafat Unika Soegijapranata Semarang ini.

Bedah Majalah IDEA edisi 42 yang berjudul "Pesta Kematian Nalar; Sketsa Pergolakan Politik Indonesia" berhasil digelar di Depan Gedung F Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHum) UIN Walisongo, Jumat (11/10/19) sore. Acara ini dihadiri aktivis pers mahasiswa dan juga mahasiswa UIN Walisongo dari berbagai fakultas. [Rep. Devia/ Red. Mahfud]

KOMENTAR

Name

22 Mei 2019,1,Advertorial,1,Analisis Utama,2,Artikel,182,Berita,958,cerpen,20,Dosen,5,EkspreShe,24,Essay,73,Generasi Milenial,22,Hari Buruh Internasional,3,Hari Raya,6,Hari Santri,4,Ilmu Pengetahuan,23,Keagamaan,17,Kesehatan,8,Mahasiswa,118,Muharram,1,Oase,200,Opini,154,opini mahasiswa,2,PBAK,10,politik,3,Puasa Ramadan,19,Puisi,79,Resensi,11,Resensi Buku,14,Resensi Film,22,Riset,4,Sastra,43,Semarang,1,Surat Pembaca,7,Suro,2,Teknologi,10,Toefl-Imka,12,UIN Walisongo,168,UKM,3,Wisuda,20,Zodiak,2,
ltr
item
IDEApers: Post-truth Adalah Kematian Nalar
Post-truth Adalah Kematian Nalar
Donny mengatakan bahwa post-truth adalah sebuah kematian nalar, karena fakta objektif kurang penting dalam membentuk opini publik. Menurutnya, terbentuknya opini publik bukan berdasarkan fakta, akan tetapi kepentingan pribadi.
https://4.bp.blogspot.com/-29JOT5-YZfk/XaC2wFHF5AI/AAAAAAAAJB8/6Lfzci4aN8ktkxEtAzz3Jqr5xG9Di2voQCK4BGAYYCw/s1600/Donny-Danardono.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-29JOT5-YZfk/XaC2wFHF5AI/AAAAAAAAJB8/6Lfzci4aN8ktkxEtAzz3Jqr5xG9Di2voQCK4BGAYYCw/s72-c/Donny-Danardono.jpg
IDEApers
https://www.ideapers.com/2019/10/post-truth-adalah-kematian-nalar.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2019/10/post-truth-adalah-kematian-nalar.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin