Cerita Kafka Mirip Pemerintahan Soeharto

Sigit Susanto (berkaos ungu) berfoto bersama peserta Kemah Sastra II
Kendal, IDEApers.com - Terjemahan novel terbaru Sigit Susanto, Surat untuk Ayah (Brief an den Vater) karya Franz Kafka, dibedah pada malam pertama (22/04) acara Kemah Sastra di lereng bukit Medini, Kendal. Sigit Susanto merupakan penerjemah pertama karya-karya Kafka, ke dalam bahasa Indonesia. Sementara Kafka adalah seorang sastrawan asal Jerman, ia merupakan anak pertama dari Hermann Kafka.

Dalam suasana malam yang dingin, Sigit menerangkan bahwa Kafka diceritakan sebagai orang yang selalu rapuh di  hadapan ayahnya. Ia menganggap ayahnya adalah seorang diktator, sang ayah sering mempermalukannya di hadapan banyak orang. Ayahnya pun tak pernah peduli dengan rengekan manja Kafka ketika ia masih bocah.

Sigit mencontohkan, suatu malam Kafka merengek kehausan. Namun sang ayah justru membopong Kafka ke luar rumah dan meninggalkannya terkunci sendirian di teras rumah. Perlakuan itu sangat kontras dengan senyum indah dan lambaian ayahnya di depan pintu kamar ketika Kafka terbaring sakit. “Saat itu aku menangis bahagia, dan sekarang pun aku menangis lagi saat menuliskannya,” ucap Sigit, seolah-olah dia adalah Kafka.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan bahwa Kafka berada dalam kondisi yang ambivalen. Dia mencintai sekaligus membenci ayahnya dalam waktu yang bersamaan. Itulah yang membuatnya menulis surat-surat yang ditujukan kepada ayahnya, ketika ia berusia 36 tahun.

Surat-surat tersebut, tambah Sigit, berisi protes Kafka pada sang ayah, yang mencakup empat hal. Pertama, bentuk pengajaran sang ayah saat Kafka masih bocah. Kedua, perlakuan ayahnya yang kasar pada pembantu di rumahnya. Ketiga, ajaran agama Yahudi khas ayahnya. Terakhir, gagalnya pertunangan Kafka.

Hampir Sama dengan Kondisi Orde Baru

Menurut Sigit, cerita Kafka mirip dengan pemerintahan Soeharto. Banyak rakyat yang merasa ketakutan, namun mereka masih mampu meluapkan kritik mereka dengan ekspresi. “Meskipun tidak protes secara frontal, namun dalam keadaan lemah mereka tetap bisa mengungkapkan hal yang mengganjal dalam pikiran,” nilai pria asli Boja, Kendal tersebut.


Sigit mengaku proses penerjemahan novel Surat untuk Ayah ini sangat rumit. Kafka menggunakan Struktur  kalimat yang sangat kompleks dengan sintaksis yang bertumpuk. “Pembaca Jerman sendiri pun turut mengakui kerumitannya. Untungnya, dalam penerjemahan ini saya dibantu oleh istri yang berasal dari Swiss,” pungkasnya. [Isma]

KOMENTAR

BLOGGER: 1
Loading...
Name

22 Mei 2019,1,Advertorial,1,Analisis Utama,2,Artikel,126,Berita,780,cerpen,19,Dosen,3,EkspreShe,22,Essay,70,Generasi Milenial,16,Hari Buruh Internasional,3,Hari Raya,6,Ilmu Pengetahuan,17,Keagamaan,4,Kesehatan,4,Mahasiswa,10,Oase,148,Opini,132,opini mahasiswa,1,politik,2,Puasa Ramadan,19,Puisi,63,Resensi,7,Resensi Buku,12,Resensi Film,20,Riset,4,Sastra,25,Surat Pembaca,7,Teknologi,6,Toefl-Imka,12,UIN Walisongo,19,Zodiak,1,
ltr
item
IDEApers: Cerita Kafka Mirip Pemerintahan Soeharto
Cerita Kafka Mirip Pemerintahan Soeharto
Terjemahan novel terbaru Sigit Susanto, Surat untuk Ayah (Brief an den Vater) karya Franz Kafka, dibedah pada malam pertama (22/04) acara Kemah Sastra di lereng bukit Medini, Kendal. Sigit Susanto merupakan penerjemah pertama karya-karya Kafka, ke dalam bahasa Indonesia. Sementara Kafka adalah seorang sastrawan asal Jerman, ia merupakan anak pertama dari Hermann Kafka.
https://1.bp.blogspot.com/-pZVg4AlWRA0/Vx3XvL16MMI/AAAAAAAABas/PgwhMafNdyEg17abqAFhB_zIp9WBc9IIgCLcB/s400/kemah-sastra-ii-ideapers.com%255B1%255D.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-pZVg4AlWRA0/Vx3XvL16MMI/AAAAAAAABas/PgwhMafNdyEg17abqAFhB_zIp9WBc9IIgCLcB/s72-c/kemah-sastra-ii-ideapers.com%255B1%255D.jpg
IDEApers
https://www.ideapers.com/2016/04/cerita-kafka-mirip-pemerintahan-soeharto.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2016/04/cerita-kafka-mirip-pemerintahan-soeharto.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin