Mini Habits, Strategi Tumbuhkan Kebiasaan Baik


“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka, keunggulan bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan,” Aristoteles.

Seperti yang dipahami oleh Aristoteles, kebiasaan kita, baik atau pun buruk, sangat menentukan karakter kita dan juga kualitas hidup kita. Seperti sebuah studi Universitas Duke, Amerika Serikat tahun 2006, menemukan bahwa lebih dari 45 persen dari perilaku sehari-hari seseorang adalah kebiasaan. Namun bukan berarti kebiasaan kita hanya berdampak pada 45 persen kehidupan kita.

Sebaliknya, kebiasaan seseorang, seperti  belajar, bermain sosial media, berolahraga, merokok, bermeditasi, dan lain sebagainya, juga mempengaruhi kondisi fisik dan psikologi seseorang. Untuk alasan ini mengubah kebiasaan seseorang – menyingkirkan kebiasaan buruk, dan mengembangkan kebiasaan baik – adalah kunci untuk memperbaiki diri.

Dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia, terdapat plastisitas otak (dapat diubah). Artinya, dalam proses evolusi manusia, otak manusia turut mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh pengalaman hidupnya. Plastisitas ini juga tutur mempengaruhi perkembangan pola pikir, sikap dan keputusan seseorang.

Perubahan dalam proses kehidupan manusia, bias terjadi pada siapa saja termasuk rentan waktu berapapun. Maksudnya dalam hal ini, setiap manusai memiliki kemungkinan dan kesempatan yang sama untuk melakukan perubahan, termasuk dalam menumbuhkan kebiasaan baik.

Stephen Guise Dalam bukunya, Mini Habits: Smaller Habits, menjelaskan bagaimana strategi atau cara baru untuk menumbuhkan kebiasaan baik.

"Strategi Mini Habits memaksa diri kita untuk mengambil tindakan strategis "small stupid" setiap hari. Tindakan ini terlalu kecil untuk gagal, dan terlalu kecil untuk dilewati untuk acara-acara khusus. Mereka melayani tujuan ganda — untuk memicu kita berbuat lebih banyak, dan menjadi kebiasaan kecil". Mini Habits, Stephen Guise.

Misalnya ketika kita ingin menumbuhkan kebiasaan menulis, kita bisa memulainya dengan hal kecil. Dengan menentukan target menulis, minggu pertama kita bisa menyelesaikan satu tulisan selama tiga jam. Kemudian di minggu kedua kita menyelesaikan satu tulisan selama dua jam setengah dan seterusnya.

Hal ini jika dilakukan secara konsisten dan dalam jangka waktu panjang, akan menumbuhkan kebiasaan dalam diri kita. Dalam hal proses ini kita tidak hanya fokus pada kuantitas, melainkan juga kualitas. yang artinya setiap hal kecil yang kita lakukan dibarengi dengan proses pembelajaran.

Membangun mini habits, secara tidak langsung telah mengatasi masalah yang signifikan lainnya, seperti motivasi yang tidak dapat diandalkan dan kemauan yang fluktuatif.

Motivasi? 

Untuk memahami masalah mengandalkan motivasi, kita dapat melihat saat orang-orang keluar dari acara motivator, mungkin mereka terlihat sangat menggebu-gebu untuk membuat resolusi dalam  mereka. Namun, setelah beberapa hari bahkan jam, semangat itu akan hilang begitu saja. Ini membuktikan bahwa motivasi tidak memiliki pengaruh yang cukup kuat untuk mengubah perilaku dan membentuk kebiasaan orang.

Hal tersebut akan membawa kita pada kemauan. Ketika kita tidak termotivasi, kita harus mengandalkan kemauan kita untuk mendorong diri kita melakukan tindakan yang berkaitan dengan kebiasaan yang ingin kita bentuk.

Akan tetapi, seperti yang diungkapkan oleh seorang psikolog, Roy Baumeister dalam berbagai penelitian yang dia dokumentasikan dalam bukunya Willpower mengemukakan kekuatan manusia yang memiliki keterbatasan. Setelah seseorang merasa lelah di tempat kerja, atau merasa stres misalnya, persediaan kemauan seseorang cenderung rendah. Keterbatasan kemauan membuat banyak orang sulit untuk memulai tindakan yang mereka butuhkan untuk membentuk kebiasaan baru.

Membangun kebiasaan mini menjadi strategi yang efektif untuk menangani masalah motivasi yang tidak dapat diandalkan dan sifat kemauan yang terbatas. Pertama, ini bukan strategi atau pun cara yang mengharuskan kita untuk terus-menerus merasa termotivasi. Sebaliknya, ketika kita termotivasi akan mudah untuk melakukan kebiasaan mini kita, tetapi ketika kita tidak termotivasi, kita harus bergantung pada kemauan.

Setelah melakukan pembacaan di atas, pertanyaan yang akan muncul adalah bagaimana melakukan kebiasaan kecil setiap hari dapat membantu seseorang mencapai tujuan akhir mereka untuk menumbuhkan kebiasaan yang lebih substansial. Dalam hal ini Guise menjelaskan, beberapa manfaat yang didapatkan seseorang ketika menumbuhkan kebiasaan baik melalui mini habits.

Pertama, secara tidak langsung kita akan melakukan "tingkatkan kebiasaan". Hal ini karena kita telah memiliki keinginan untuk melakukan perilaku yang positif dan memulai mengurangi resistensi internal. Kedua, rutinitas. ketika kita melakukan mini habits ini, perilaku itu akan mulai menjadi kebiasaan. Kemudian adanya kesuksesan yang konstan. Pasalnya kebiasaan kecil dapat meminimalisir kegagalan yang besar.

Dengan kata lain, strategi mini habits efektif untuk mengatasi hambatan terbesar dalam menumbuhkan kebiasaan yang baru dimulai. Begitu kita memulai mini habits, kemungkinan besar kita tidak akan berhenti pada satu kegiatan, sehingga mengarahkan kita untuk menumbuhkan kebiasaan penuh yang kita inginkan. [Nia Linawati]

KOMENTAR

Name

2021,4,22 Mei 2019,1,ab,1,Abu Nawas,1,academy,1,Advertorial,4,al-ikhlas,1,Al-Qur'an,3,Albert Camus,3,Albert Estein,2,Anak,1,Anak laki-laki,1,Analisis Utama,2,Animal Farm,1,aqidah dan filsafat islam,1,Artificial Intellgence,2,Artikel,476,Artikel sastra,1,Beasiswa,7,Begadang,1,belajar,5,berdoa,2,Berita,1288,biografi,1,buku,2,bulan muharram,2,Bulan Ramadan,3,camaba,1,camaba 2022,2,Carl jung,2,ceremony,1,cerpen,27,Corona virus,65,critical thingking,1,cumlaude,1,Daun kelor,1,Demokrasi,1,diskon,1,dsign,1,EkspreShe,31,Essay,120,feature,1,film,4,Filsafat,34,fresh graduate,3,FUHUM,8,FUHum fest,2,FUPK,2,gaya hidup,1,Generasi Milenial,27,George Orwell,1,globalisasi,1,graduation cap,1,Guru,1,hak cipta buku,1,Harapan,2,Hari Buku Internasional,1,Hari Buruh,1,Hari Buruh Internasional,3,Hari Jumat,1,Hari Kartini,1,hari kemerdekaan,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hari Raya,11,Hari Santri,5,ide bisnis,1,idul adha,5,Ilmu Pengetahuan,86,Imam Nawawi,1,info kos ngaliyan,1,inspiratif,1,islam,2,Iwan Fals,1,judul skripsi terbaik,1,Kahlil Gibran,2,Kapitalis,1,Keagamaan,64,Kebahagiaan,3,kebudayaan,1,kecantikan,1,kecerdasan,2,kekerasan seksual,2,kemanusiaan,1,kemerdekaan,1,kerja,1,kesadaran,7,Kesehatan,26,KI Hajar Dewantara,1,KIP-K,2,Kitab Allah,1,kkl,2,KKN,11,Komunikasi,3,konten vidio,1,kopi,1,Korean Wave,1,kos,1,Kuliah,10,Kuliah luar negeri,4,Kuliah Online,21,Kuliah tatap muka,2,kurban,1,Lahan Parkir,2,liburan,1,lifestyle,1,Literasi,2,lukisan,1,maba2022,3,Machiavelli,1,Mahasiswa,396,makna hidup,1,Maksiat hati,1,Membaca cepat,1,Mendikbud,1,mengingat,1,mental,2,Menulis,1,metaverse,1,modernitas,1,motivasi,7,Muhammad,5,Muhammad Iqbal,1,Musik,1,Nabi Muhammad,2,New Normal,18,Ngaliyan,1,Oase,346,Olahraga,1,Opini,239,opini mahasiswa,19,orsenik,19,pancasila,2,Pandemi,5,PBAK,24,PBAK 2022,5,peluang,1,Pendidikan,7,penemuan ular,1,pengembangan diri,6,Penyair,1,Perempuan,5,Pertemanan,1,politik,3,Post-truth,1,Potret Berita,4,potret wisuda,1,praktikum,1,Pramoedya Ananta Toer,1,Psikologi,29,Puasa,8,Puasa Ramadan,40,Puisi,128,Quotes,1,qurban,1,Rasulullah,1,recriutment,1,recruitment,1,refrensi,1,Resensi,21,Resensi Buku,19,Resensi Film,28,revolusi industri,1,Riset,4,Sahabat,2,Sastra,106,Second Sex,1,sedekah,1,sejarah,1,Semarang,46,Shalawat,1,SK Wajib Mahad,1,skill,1,Skripsi,5,sky,1,socrates,2,sosial,1,Sosok,1,stoic,1,sufisme,2,sumpah pemuda,1,Surat Pembaca,7,tafsir,6,Tafsir Misbah,1,Tafsir Surah Fatihah,2,Tahun baru,2,tasawuf,1,Taubat,1,teater,1,Teknologi,37,teladan,1,tips,4,Toefl-Imka,15,tokoh,1,Toxic,1,UIN Walisongo,463,ujm,2,UKM,6,ukt,22,ular piton,1,wali wisuda,1,wanita,1,William Shakespeare,1,Wisuda,71,wisuda 2022,4,wisuda offline,4,wisudawan terbaik,3,Writer's block,1,Zodiak,3,zoom meeting,1,Zuhud,1,
ltr
item
IDEApers: Mini Habits, Strategi Tumbuhkan Kebiasaan Baik
Mini Habits, Strategi Tumbuhkan Kebiasaan Baik
“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka, keunggulan bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan,”
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhxBYdSwActIPFbuV3xIghU8sDfxeJQdwLDpwl8pxqgOhOL9MEjb2o4W2oeWgao-ByXiWOMePdmHYz1rc0LI_uipPbdYYidFYmS_p0Lv2R4mTlVbLDPqon42FDWIYY-H2spoZ-rlBRTBIyaxAFko7e1MpzMOduIdckY1Jdh7aXzndUe07I5i24_cKK0ig=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhxBYdSwActIPFbuV3xIghU8sDfxeJQdwLDpwl8pxqgOhOL9MEjb2o4W2oeWgao-ByXiWOMePdmHYz1rc0LI_uipPbdYYidFYmS_p0Lv2R4mTlVbLDPqon42FDWIYY-H2spoZ-rlBRTBIyaxAFko7e1MpzMOduIdckY1Jdh7aXzndUe07I5i24_cKK0ig=s72-c
IDEApers
https://www.ideapers.com/2022/03/mini-habits-strategi-tumbuhkan-kebiasaan-baik.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2022/03/mini-habits-strategi-tumbuhkan-kebiasaan-baik.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin