Sarjana; Diantara Bayang Kecerian dan Himpitan Badai PHK

Sumber: Istimewa
Berdasarkan data dari katadata.co, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, menyebutkan 1,8 juta mahasiswa lulus setiap tahunnya. 

Jutaan sarjana lahir setiap tahunnya dengan balutan senyum kebanggaan dan kebahagiaan. Menenteng selembar ijazah dan mengenakan toga di momen wisuda. Setelah empat tahun menempuh lika-liku bangku perkuliahan, akhirnya bisa menghirup udara kebebasan dunia nyata.

Sebuah perjuangan panjang untuk bisa menyandang title sarjana, berharap bisa melahirkan kehidupan masa depan yang mapan. Bisa mencari dan mendapatkan pekerjaan dengan mudah, memperoleh gaji yang besar bahkan memiliki status sosial yang tinggi di masyarakat.

Faktanya menjajaki realitas kehidupan para sarjana bukanlah hal yang gampang. Betapa sulitnya saat ini orang-orang mencari pekerjaan. Para sarjana harus bersaing dengan lulusan kampus lain dan tingkat pendidikan lainnya. Sementara jumlah lowongan pekerjaan tidak berbanding lurus dengan pencari kerja.

Sehingga pengangguran masih menjadi problem dan dilematis yang belum terselesaikan. Bahkan dialami oleh para sarjana yang dinilai memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni. Berdasarkan data dari badan pusat statistika, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2023 sebesar 5,45 persen.

Selain pengangguran yang masih menjamur, mereka juga dihadapkan dengan permasalahan ekonomi global mulai dari ancaman resesi hingga badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Dataindonesia, jumlah karyawan startup di dunia yang terkena PHK sebanyak 204.665 orang sejak 1 Januari - 3 Mei 2023.

Keadaan ini semakin menjadi jalan terjal bagi para sarjana pencari kerja. Badai PHK mempersempit kesempatan mereka untuk mengeksplor kemampuan diri di dunia kerja.

Tantangan Sarjana Masa Kini

Realitas sarjana tidak hanya berhenti pada dunia kerja. Selepasnya dari dunia akademik mereka juga memiliki peran dalam kehidupan bermasyarakat sebagai agent of change, social control dan iron strok. Bagaimana mereka mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki untuk bisa menjawab tantangan yang terjadi.

Tantangan yang dihadapi oleh sarjana masa kini pun semakin kompleks. Laju perkembangan zaman begitu cepat, teknologi semakin maju, problem ekonomi global, isu lingkungan hingga masalah kemanusiaan masih merebak dimana-mana.

Apakah dengan selembar ijazah mampu menjawab problem yang ada?

Mengenyam pendidikan di bangku kuliah bukan hanya soal kuantitas akademik. Namun bagaimana kita memanfaatkan kampus yang menjadi laboratorium untuk mengembangkan kualitas pengetahuan dan skill selama menjadi mahasiswa. 

Pasalnya labelitas saja tidaklah cukup sebagai pertahanan berkelanjutan. Untuk menghadapi tantangan zaman yang begitu kompleks, membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan mentalitas yang mumpuni. 

Keadaan ini menjadi bukti nyata jika kita tidak bisa bersandar pada satu keilmuan saja. Problem dan keadaan yang kompleks mendorong kita untuk lebih dinamis dalam berpengetahuan dan berketerampilan. Sekaligus sebagai modal bagai para sarjana untuk survive dan hidup berkelanjutan.

Selain itu, sarjana juga memiliki peran sebagai agen of change atau agen perubahan bagi kehidupan masyarakat. Jika bersandar dengan titel dan selembar ijazah tidaklah cukup. Namun kita butuh pengetahuan, skill dan mentalitas yang kuat.[Gita].

KOMENTAR

Name

17 agustus,1,2021,4,2023,1,22 Mei 2019,1,ab,1,Abu Nawas,1,academy,1,Advertorial,4,AFI,3,ai,5,al-ghazali,1,al-ikhlas,1,Al-Qur'an,4,Albert Camus,3,Albert Estein,2,Anak,1,Anak laki-laki,1,Analisis Utama,2,Animal Farm,1,aqidah dan filsafat islam,3,Artificial Intellgence,3,Artikel,520,Artikel sastra,1,atribut,1,audiensi,6,bali,3,Banding UKT 2023,2,banjir,2,bantuan ukt,2,Beasiswa,17,Begadang,1,belajar,5,berdoa,2,Berita,1581,berita potret,1,biografi,1,bonus demografi,1,buku,4,bulan muharram,2,Bulan Ramadan,9,calon wisudawan,1,camaba,10,camaba 2022,2,camaba 2023,1,Carl jung,2,ceremony,1,cerpen,30,Corona virus,65,critical thingking,1,cumlaude,2,cybersecurity. internet,1,darurat pernikahan dini,1,Daun kelor,1,dekan fuhum,1,dema,12,Demokrasi,1,demonstrasi,1,digital,2,diklatpimnas,1,diskon,1,Dokumen,1,dosen,2,dsign,1,Edukasi Seksual,1,ekologi,1,ekosistem,1,EkspreShe,35,era digital,1,Essay,121,fakultas kedokteran,5,Fasilitas,2,Fasilitas PKM,2,fdk,1,feature,2,film,5,Filsafat,38,FITK,1,fresh graduate,3,FUHUM,51,FUHum fest,2,FUPK,7,Gadis Kretek,1,Gagal Wisuda,3,gaya hidup,3,gender,2,General Library,2,Generasi Milenial,31,George Orwell,1,globalisasi,1,graduation cap,1,greencampus,1,Guru,3,hak cipta buku,1,Harapan,2,Hari Buku Internasional,1,Hari Buruh,1,Hari Buruh Internasional,3,hari guru,1,hari ibu,1,Hari Jumat,1,Hari Kartini,1,hari kemerdekaan,2,hari pahlawan,4,Hari Perempuan Internasional,1,Hari Raya,12,Hari Santri,6,Hari Santri Nasional 2022,6,Hari Sumpah Pemua 2022,2,heroisme,1,Hukum,1,Ibnu Sina,1,ide bisnis,1,idul adha,9,Ilmu Falak,1,Ilmu Pengetahuan,89,Imam Nawawi,1,Imlek,2,indonesia,4,info beasiswa,2,info kos ngaliyan,1,inspiratif,1,internasional,5,islam,2,isra' mi'raj,2,Iwan Fals,1,jawa timur,1,Jerat Hukuman,1,judul skripsi terbaik,4,Jurang Asmara,2,Kahlil Gibran,2,Kapitalis,1,Kasus Birokrasi,1,Keagamaan,71,Kebahagiaan,3,kebaya,1,kebudayaan,7,kecantikan,1,kecerdasan,2,Kedokteran,1,kekerasan seksual,2,kekerasan seksual anak,1,kemanusiaan,2,kemerdekaan,2,kerja,1,kesadaran,8,Kesehatan,27,KI Hajar Dewantara,1,KIP-K,6,Kitab Allah,1,kkl,12,KKN,20,Klarifikasi,2,Komunikasi,3,konten vidio,1,kopi,1,Korean Wave,1,korelasi,1,Korelasi 2023,3,Korupsi dosen,1,kos,1,ksr,1,KTT G20,3,KUHP,1,Kuliah,11,Kuliah luar negeri,4,Kuliah Online,21,Kuliah tatap muka,2,kuliner,1,kupi,1,kurban,3,Lahan Parkir,3,leaders declaration,1,liburan,2,lifestyle,1,Literasi,2,Logo HSN 2022,1,lukisan,1,Lulus Cepat,12,ma'had,9,maba 2023,6,maba2022,3,Machiavelli,1,Mahasiswa,632,mahasiswa baru,13,makna hidup,1,makna kembang api,1,Maksiat hati,1,Masa Jabatan,1,Masjid Kapal,1,media sosial,2,Membaca cepat,1,Mendikbud,1,mengingat,1,mental,2,Menulis,1,menwa,1,metaverse,1,modernitas,1,motivasi,8,Muhammad,6,Muhammad Iqbal,1,Munaqosah,2,Musik,1,Nabi Muhammad,2,nasional,15,natal,1,New Normal,18,Ngaliyan,5,Oase,385,Olahraga,2,Opini,249,opini mahasiswa,22,ORKM,2,ormawa,1,orsenik,24,outfit,1,pameran isai,1,pancasila,2,Pandemi,5,PBAK,29,PBAK 2022,5,pbak 2023,14,Pedagogi,1,peluang,1,Pemalsuan,5,Pembayaran UKT,1,Pemilu 2024,2,pemuda,2,Pendidikan,12,penemuan ular,1,pengembangan diri,7,Penjara,1,Penyair,1,Penyesuaian UKT 2022,3,perang ukraina,1,Perempuan,7,peringatan harlah NU,1,pernikahan dini,1,perpustakaan,1,Pertemanan,1,Pidana,1,Plagiasi Rektor,1,PMB,8,politik,5,pondok pesantren,4,pormawa,1,Post-truth,1,Potret Berita,11,potret wisuda,5,ppb,6,praktikum,1,Pramoedya Ananta Toer,1,presidensi,1,profesi,2,Psikologi,34,Puasa,8,Puasa Ramadan,45,Puisi,140,Quotes,1,qurban,1,ramadhan 2023,9,Rasulullah,1,recriutment,2,recruitment,4,refrensi,1,regulasi,1,rektor,7,Resensi,22,Resensi Buku,21,Resensi Film,29,revolusi industri,1,Riset,5,SAA,1,Sahabat,2,Sampah Juras,2,santri Ma'had,4,Sastra,119,Second Sex,1,sedekah,1,sejarah,1,sema,4,Semarang,179,Shalawat,1,Sidang,2,Sistem akademik,1,SK Jabatan 6 Bulan,1,SK Wajib Mahad,11,skill,1,Skripsi,18,sky,1,socrates,2,sosial,2,Sosok,2,stoic,1,sufisme,2,sukses,2,sumpah pemuda,2,Surat Pembaca,9,tafsir,6,Tafsir Misbah,1,Tafsir Surah Fatihah,2,Tahun baru,3,Taman Entrepreneur FEBI,1,TandaTangan,4,tasawuf,2,Taubat,1,teater,7,Teknologi,42,teladan,1,tips,4,Toefl-Imka,21,tokoh,1,Toxic,1,TP,1,tranformasi energi,1,Tugas Akhir,16,UHN,2,UIN Walisongo,749,UIN Walisongo Semarang,18,ujm,2,UKM,11,ukt,33,UKT 2024,2,UKT tinggi,1,ular piton,1,upz,1,video,2,Wajib mahad,4,wali camaba,2,wali wisuda,5,Walisongo Center,2,wanita,1,William Shakespeare,1,Wisuda,110,wisuda 2022,15,wisuda 2023,6,wisuda 2024,6,wisuda offline,5,wisudawan terbaik,28,Writer's block,1,Zodiak,3,zoom meeting,1,Zuhud,1,
ltr
item
IDEApers: Sarjana; Diantara Bayang Kecerian dan Himpitan Badai PHK
Sarjana; Diantara Bayang Kecerian dan Himpitan Badai PHK
Berdasarkan data dari katadata.co, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, menyebutkan 1,8 juta mahasiswa lulus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizG6FvozFYRvjVDlP5GPVJ2YNIBivC-q9g273Q2pbjc-qILqyd3nLfeXlcyjd-WrXMAW0z5q3qp2m1KZSzw3VP7C_9A0Izb7dWw4rXeyisk5PLbAXzQQH-58ak0tVcUmQzPJVyYSEdvUjOgSAa0Sf5lLdbteWj_CnkxeTC23dP-XZMhcifk7i3tS7ZYg/w320-h198/GAMBAR_INA_1564123688_suda.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizG6FvozFYRvjVDlP5GPVJ2YNIBivC-q9g273Q2pbjc-qILqyd3nLfeXlcyjd-WrXMAW0z5q3qp2m1KZSzw3VP7C_9A0Izb7dWw4rXeyisk5PLbAXzQQH-58ak0tVcUmQzPJVyYSEdvUjOgSAa0Sf5lLdbteWj_CnkxeTC23dP-XZMhcifk7i3tS7ZYg/s72-w320-c-h198/GAMBAR_INA_1564123688_suda.jpg
IDEApers
http://www.ideapers.com/2023/06/sarjana-diantara-bayang-kecerian-dan-himpitan-badai-phk.html
http://www.ideapers.com/
http://www.ideapers.com/
http://www.ideapers.com/2023/06/sarjana-diantara-bayang-kecerian-dan-himpitan-badai-phk.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin