Apakah Kita Harus Menanyakan Semuanya pada Internet?


Sebelum hadirnya internet sebagai media informasi, untuk mengetahui sesuatu seseorang harus berkomunikasi secara konvensional. Misalnya ketika kita ingin mencari tahu tentang suatu pengetahuan, kita harus pergi dahulu ke perpustakaan kemudian mencari buku di rak dan membuka lembar demi lembar halaman buku. Setelah mendapatkan apa yang kita cari kemudian baru kita mempertanyakannya kepada orang yang dianggap memiliki kredibilitas, seperti orang tua, guru ataupun dosen.

Dalam hal lain misalnya, ketika ingin mengetahui kabar orang terdekat namun jaraknya jauh kita perlu menghabiskan banyak tenaga dan waktu untuk menanyakan langsung kepada orang tersebut. Di mana jangkauan komunikasi konvensional belum bisa secara efektif menjangkau komunikasi jarak antar kota, provinsi bahkan negara.

Namun semenjak hadirnya internet, semuanya berubah. Kehidupan manusia menjadi semakin efektif dan efisien dalam segala hal termasuk dalam mengakses informasi. Manusia dapat memperoleh segudang informasi dalam satu kali klik. Pasalnya kehidupan kita di era modern sudah begitu dekat dengan media informasi digital melalui genggaman smartphone.

Kebutuhan akan media informasi semakin menjalar dalam kehidupan kita. Terlebih semenjak adanya pandemi Covid-19, hampir semua lini kehidupan mulai dari pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya beralih ke ruang virtual. Segala sesuatunya menjadi bergantung pada akses internet bergantung pada internet.

Saat ini, internet menjadi media utama sumber informasi dan komunikasi. Internet menjadi media yang sangat berperan dalam kelangsungan hidup manusia modern. Bahkan kita seringkali menganggap bahwa segala hal yang kita pertanyakan terdapat di internet.

Internet dan Penalaran

Kata-kata yang sering kali kita dengar tentang "Jika anda memiliki pertanyaan, tanyakan saja pada internet". Kita bisa mempelajari banyak hal dari apa yang ada di Internet. Tetapi yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara kita menyerap pengetahuan melalui internet? Apakah dengan mempertanyakan segalanya kepada Internet?

Kehadiran Internet memang sudah seperti seorang sahabat yang tahu segalanya. Internet bisa memberitahu semua yang ingin diketahui. Istilahnya sahabat itu akan berbicara ketika ia ditanyakan juga. Mungkin apa yang didapat dari internet memang tidak selalu benar, tapi ia selalu ada. Memang benar bahwa Internet tidak memiliki semua jawaban, tetapi kita akan menemukan lebih banyak jawaban di internet daripada di tempat lain.

Pasalnya apa yang ada di Internet hanyalah sebuah alternatif pilihan. Bagaimana sebuah sistem dan mesin menawarkan sejumlah jawaban atau informasi dari apa yang kita cari atau tanyakan. Namun itu bukanlah sebuah kebenaran absolut yang bisa diyakini sepenuhnya. Yang tersedia hanyalah sebuah kepingan informasi.

Dalam hal memperoleh pengetahuan atas jawaban melalui internet kitalah yang memiliki peran krusial dalam menggunakannya, termasuk dalam mengelola informasi. Setelah kita mendapatkan apa yang dicari melalui internet kita juga perlu melakukan proses penalaran lebih lanjut. Kita mencoba mencari alternatif dan referensi lain atau kita mendialektikakannya kepada orang lain untuk menambah perspektif guna menambah pengetahuan.

Internet memang memiliki semua jawaban, tetapi kitalah yang mempunyai kebebasan untuk memilah informasi mana yang akan dijadikan sebagai potongan pengetahuan. Kita memang tidak belajar tentang segala hal melalui internet, tapi kita belajar banyak hal dari internet.

Namun internet tetap tidak mampu menggantikan jejaring sosial interaksi antar manusia. Adakalanya pengetahuan atau pembelajaran lebih banyak didapat melalui percakapan atau pembelajaran secara langsung. Di saat seperti itulah internet tidak bisa menggantikan manfaat dari interaksi langsung antar manusia.

Kepingan informasi yang berasal dari internet bagaikan potongan-potongan teka teki. Di mana potongan itu bisa didapatkan melalui realitas kehidupan juga. Semakin banyak potongan yang dimiliki maka akan semakin mudah untuk memahami seluruh gambar secara luas. Inilah kesempatan yang dapat dibangun untuk membuat keputusan atau menambah pengetahuan dengan baik dan tepat. [Dian]

KOMENTAR

Name

2021,4,22 Mei 2019,1,ab,1,Abu Nawas,1,academy,1,Advertorial,4,al-ikhlas,1,Al-Qur'an,3,Albert Camus,3,Albert Estein,2,Anak,1,Anak laki-laki,1,Analisis Utama,2,Animal Farm,1,aqidah dan filsafat islam,1,Artificial Intellgence,2,Artikel,461,Beasiswa,6,Begadang,1,belajar,5,berdoa,2,Berita,1262,biografi,1,buku,2,Bulan Ramadan,3,Carl jung,2,ceremony,1,cerpen,27,Corona virus,65,Daun kelor,1,Demokrasi,1,diskon,1,dsign,1,EkspreShe,31,Essay,120,feature,1,film,2,Filsafat,33,fresh graduate,2,FUHUM,3,gaya hidup,1,Generasi Milenial,27,George Orwell,1,globalisasi,1,graduation cap,1,Guru,1,hak cipta buku,1,Harapan,2,Hari Buku Internasional,1,Hari Buruh,1,Hari Buruh Internasional,3,Hari Jumat,1,Hari Kartini,1,hari kemerdekaan,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hari Raya,11,Hari Santri,5,ide bisnis,1,idul adha,3,Ilmu Pengetahuan,84,Imam Nawawi,1,inspiratif,1,Iwan Fals,1,Kahlil Gibran,2,Kapitalis,1,Keagamaan,62,Kebahagiaan,3,kecantikan,1,kecerdasan,2,kemerdekaan,1,kerja,1,kesadaran,7,Kesehatan,26,KI Hajar Dewantara,1,Kitab Allah,1,kkl,2,KKN,9,Komunikasi,3,kopi,1,Korean Wave,1,Kuliah,8,Kuliah luar negeri,3,Kuliah Online,21,Kuliah tatap muka,2,lifestyle,1,Literasi,1,lukisan,1,Machiavelli,1,Mahasiswa,360,makna hidup,1,Maksiat hati,1,Membaca cepat,1,Mendikbud,1,mengingat,1,mental,2,Menulis,1,metaverse,1,modernitas,1,motivasi,7,Muhammad,5,Muhammad Iqbal,1,Musik,1,Nabi Muhammad,2,New Normal,18,Ngaliyan,1,Oase,336,Olahraga,1,Opini,238,opini mahasiswa,19,orsenik,19,pancasila,2,Pandemi,4,PBAK,24,peluang,1,Pendidikan,7,penemuan ular,1,pengembangan diri,5,Penyair,1,Perempuan,5,Pertemanan,1,politik,3,Post-truth,1,Potret Berita,4,potret wisuda,1,praktikum,1,Pramoedya Ananta Toer,1,Psikologi,28,Puasa,8,Puasa Ramadan,40,Puisi,128,Quotes,1,Rasulullah,1,refrensi,1,Resensi,21,Resensi Buku,19,Resensi Film,28,revolusi industri,1,Riset,4,Sahabat,2,Sastra,105,Second Sex,1,Semarang,43,Shalawat,1,Skripsi,3,sky,1,socrates,2,Sosok,1,stoic,1,sufisme,2,sumpah pemuda,1,Surat Pembaca,7,tafsir,5,Tafsir Misbah,1,Tafsir Surah Fatihah,2,Tahun baru,2,tasawuf,1,Taubat,1,teater,1,Teknologi,36,tips,4,Toefl-Imka,15,Toxic,1,UIN Walisongo,429,UKM,6,ukt,22,ular piton,1,wanita,1,William Shakespeare,1,Wisuda,68,wisuda offline,2,wisudawan terbaik,1,Writer's block,1,Zodiak,3,zoom meeting,1,Zuhud,1,
ltr
item
IDEApers: Apakah Kita Harus Menanyakan Semuanya pada Internet?
Apakah Kita Harus Menanyakan Semuanya pada Internet?
Kata-kata yang sering kali kita dengar tentang "Jika anda memiliki pertanyaan, tanyakan saja pada internet".
https://1.bp.blogspot.com/-KjURG1LOZPw/YaX-zBcSJXI/AAAAAAAAMf4/mERkZ-NCq-M3Em3ugt52oN57w-gifTJbwCLcBGAsYHQ/s320/Desain%2Btanpa%2Bjudul%2B%25283%2529.png
https://1.bp.blogspot.com/-KjURG1LOZPw/YaX-zBcSJXI/AAAAAAAAMf4/mERkZ-NCq-M3Em3ugt52oN57w-gifTJbwCLcBGAsYHQ/s72-c/Desain%2Btanpa%2Bjudul%2B%25283%2529.png
IDEApers
https://www.ideapers.com/2021/11/apakah-kita-harus-menanyakan-semuanya-pada%20internet.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2021/11/apakah-kita-harus-menanyakan-semuanya-pada%20internet.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin