Perempuan sebagai Keagungan dan Keindahan Tuhan



Membicarakan tentang perempuan masih menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan. Perempuan yang identik dengan kecantikan atau keindahan, sifat lembut, dan keanggunan ini nyatanya tidak hanya dipahami demikian. Dalam ranah sufistik, perempuan digunakan sebagai penggambaran kesempurnaan dan sifat-sifat Ilahi.

Sosok perempuan dengan kemuliaan dan kodratnya dianggap sebagai bentuk manifestasi Tuhan. Maulana Rumi, seorang tokoh tasawuf yang masyhur mengatakan, perempuan bukanlah makhluk biasa, ia merupakan manifestasi Tuhan yang Maha Sempurna. Ini bukan berarti perempuan adalah Tuhan, melainkan sifat yang tertanam dalam dirinya sangat pas dengan sifat jamaliyah Tuhan.  

Jika manusia sebagai hamba diyakini tidak mampu melihat hakikat absolut eksistensi Tuhan, maka Dia dapat disaksikan melalui manifestasi-manifestasiNya. Perempuan salah satunya. Hal ini juga menjadi gambaran terkait adanya manifestasi lain sebagai wujud eksistensi Tuhan melalui medium seperti al-Quran dan apa yang ada di alam semesta.

Namun, tidak bisa dipungkiri anggapan perempuan sebagai sosok penggoda dan rendah derajatnya sebagaimana dahulu zaman jahiliyah terkadang masih diperbincangkan. Kesalahpahaman ini menjadi satu hal yang tidak mendasar, sedangkan dalam Al-Quran sebagai petunjuk kehidupan selalu meletakkan posisi yang sejajar antara laki-laki dan perempuan sebagaimana yang termaktub dalam kalimat muslimin wa muslimat atau mu'minin wa mu'minat.

Tuhan memiliki dua dimensi yaitu Jalaliyah dan Jamaliyah yang meliputi segala aspek kemuliaan yang luar biasa serta kebaikan yang mengagumkan. Keduanya merupakan balutan yang romantis membentuk sifat-Nya yang sempurna.

Dimensi Jalal, cenderung mengarah pada sifat maskulin sedangkan Jamal pada sisi feminim. Jalaliyah yang merupakan dimensi keagungan dan Jamaliyah berupa keindahan merupakan sesuatu yang bersifat bathiniyah. Demikian, keduanya yang terlihat terbatas oleh pemisah, sejatinya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan.

Nilai Istimewa Perempuan

Perempuan sebagaimana diketahui memiliki sifat belas kasih yang luar biasa. "Ibu" selalu menjadi simbol bagi penciptaan, penjaga, pelindung, dan harapan penghidupan lainnya. Begitulah bagaimana sifat jamaliyah Tuhan tercermin dalam diri perempuan.

Sifat rahman begitu lekat menjadi alasan konkret bagaimana perempuan sebagai manifestasi Tuhan yang sempurna. Tidak lain, rahman ini merupakan nama Ilahi yang berarti pengasih. Sebab demikian, bukan hal mustahil jika peran perempuan dalam keluarga menjadi bagian yang sangat vital.

Dalam melaksanakan peran dalam keluarga, seorang ibu memunculkan sifat kepedulian, ketabahan, serta kesabaran. Ini termasuk bagian dari dimensi jamaliyah yang dimunculkan dalam diri perempuan.

Allah SWT juga menyisipkan salah satu keagungan kepada perempuan yaitu rahim, dimana kehidupan bermula dan menjadi dunia pelindung bagi calon bayi.

Dalam buku Perempuan Perspektif Tasawuf yang ditulis oleh Muhammad Nur Jabir, kata rahim menjadi proyeksi dari nama ilahiyah yakni ar-Rahim yang bermakna penyayang. Seorang ibu yang tengah mengandung mampu menahan sakit dan derita yang begitu hebat. Anak yang lahir dari rahim seorang ibu merupakan perpanjangan kasih sayang Ilahi.

Begitupun seorang ibu, yang dengan kasih sayangnya, mampu memberi kehidupan dengan mengurus segala hal untuk setiap anggota keluarganya. Mulai dari urusan rumah, kasih sayang, hingga pendidikan.

Madrasah Pertama serta Kontribusi Membangun Dunia

Sifat lemah lembut yang dimiliki perempuan sejatinya bukan menjadi kelemahan atau penghalang baginya untuk menjadi individu yang kuat. Selama ini, kekuatan selalu diidentikkan dengan laki-laki. Tetapi perempuan juga memiliki kekuatan, salah satunya melalui ilmu pengetahuan.

Dengan ilmu pengetahuan, seseorang menjadi lebih cakap dalam pelaksanaan tugasnya. Dalam siklus kehidupan, perempuan menjadi yang pertama dalam memikul tanggung jawab sebagai pendidik. Memberikan pendidikan moral terhadap anak-anaknya serta membantu generasi penerus memiliki budi luhur dalam menyongsong kehidupan. 

Hal ini sejalan dengan sebuah syair Hafiz Ibrahim yang berbunyi, "Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Jika engkau persiapkan ia dengan baik, maka sama halnya engkau persiapkan bangsa yang baik pokok pangkalnya."

Ilmu pengetahuan tanpa budi pekerti yang baik tidak akan berarti apa-apa. Setiap anak menjadi penentu arah suatu bangsa dan agama. Untuk mewujudkan yang demikian, perempuan terlebih dahulu harus membekali dirinya dengan ilmu. Oleh sebab itu, hak untuk berpengetahuan menjadi wajib sifatnya bagi setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan.

Saat ini, perempuan bukan hanya sebagai konsumen, akan tetapi juga berkontribusi dalam berbagai lini pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, tidak ada lagi perdebatan antara siapa yang lebih unggul, melainkan hanya pada bagaimana seorang perempuan atau laki-laki sekalipun memiliki dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan tersebut. 

Namun, dibalik hal yang demikian luar biasa, beberapa perempuan justru abai atas apa yang dianugerahkan Tuhan kepadanya. Lalai atas tugas sebagai pendidik pertama, lupa bagaimana mengaplikasikan welas asih dan kesabaran sebagai bentuk tugasnya dalam merawat dan menciptakan dunia yang baik. 

Kesibukan dan gelar seringkali menjadikan perempuan lengah. Mereka menjadikan rumah sebagai kemegahan fisik, akan tetapi tidak dihias dengan kenyamanan dan ketentraman. 

Peran ibu seyogyanya tidak boleh luntur. Ibu yang sejatinya menjaga dan menghidupkan ketenteraman dalam rumah merupakan bagian dari sifat Tuhan yang menciptakan dan merawat. Sebagaimana istilah Ibu Pertiwi yang selalu kita gaungkan. Ibu Pertiwi menjadi tanah penghidupan dan yang memberikan cinta kasihnya untuk setiap orang terus hidup dan menghidupi. Pun seorang Ibu, selalu lekat dengan kecintaan dan tempat untuk kembali.

Muhammad Nur Jabir juga menjelaskan bahwa sejatinya, laki-laki dan perempuan merupakan dimensi roh dan bukan tubuh. Islam tidak pernah membedakan laki-laki dan perempuan sejak dahulu, sebab roh bukan laki-laki dan bukan pula perempuan. Siapa saja berhak atas kuasa dan keindahan baik dalam dunia, ataupun menuju jalan cinta keabadian Tuhan. [Devia]



KOMENTAR

Name

2021,4,22 Mei 2019,1,Advertorial,2,al-ikhlas,1,Al-Qur'an,3,Albert Camus,2,Albert Estein,2,Anak,1,Anak laki-laki,1,Analisis Utama,2,Animal Farm,1,Artikel,385,Beasiswa,4,Begadang,1,belajar,1,berdoa,2,Berita,1187,buku,2,Bulan Ramadan,3,Carl jung,1,cerpen,24,Corona virus,62,Daun kelor,1,Demokrasi,1,EkspreShe,31,Essay,115,Filsafat,16,FUHUM,3,Generasi Milenial,26,George Orwell,1,Guru,1,hak cipta buku,1,Harapan,2,Hari Buku Internasional,1,Hari Buruh,1,Hari Buruh Internasional,3,Hari Jumat,1,Hari Kartini,1,hari kemerdekaan,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hari Raya,11,Hari Santri,4,idul adha,3,Ilmu Pengetahuan,60,Imam Nawawi,1,Iwan Fals,1,Kahlil Gibran,2,Kapitalis,1,Keagamaan,53,Kebahagiaan,2,kecerdasan,1,kemerdekaan,1,Kesehatan,25,KI Hajar Dewantara,1,Kitab Allah,1,KKN,5,Komunikasi,3,kopi,1,Korean Wave,1,Kuliah,2,Kuliah luar negeri,1,Kuliah Online,21,Literasi,1,Machiavelli,1,Mahasiswa,300,makna hidup,1,Maksiat hati,1,Membaca cepat,1,Mendikbud,1,mental,1,Menulis,1,modernitas,1,Muhammad,5,Muhammad Iqbal,1,Musik,1,Nabi Muhammad,2,New Normal,18,Ngaliyan,1,Oase,314,Olahraga,1,Opini,216,opini mahasiswa,13,Pandemi,4,PBAK,24,Pendidikan,3,Penyair,1,Perempuan,5,Pertemanan,1,politik,3,Post-truth,1,Potret Berita,4,Pramoedya Ananta Toer,1,Psikologi,12,Puasa,8,Puasa Ramadan,40,Puisi,119,Quotes,1,Rasulullah,1,Resensi,20,Resensi Buku,19,Resensi Film,26,Riset,4,Sahabat,2,Sastra,94,Second Sex,1,Semarang,41,Shalawat,1,Skripsi,3,stoic,1,sufisme,1,sumpah pemuda,1,Surat Pembaca,7,tafsir,1,Tafsir Misbah,1,Tafsir Surah Fatihah,2,Tahun baru,2,tasawuf,1,Taubat,1,Teknologi,25,tips,1,Toefl-Imka,15,Toxic,1,UIN Walisongo,356,UKM,6,ukt,21,Wisuda,52,Writer's block,1,Zodiak,3,zoom meeting,1,Zuhud,1,
ltr
item
IDEApers: Perempuan sebagai Keagungan dan Keindahan Tuhan
Perempuan sebagai Keagungan dan Keindahan Tuhan
Sosok perempuan dengan kemuliaan dan kodratnya dianggap sebagai bentuk manifestasi Tuhan.
https://1.bp.blogspot.com/-quuIGNzAke8/YQiVMItX2dI/AAAAAAAAMA0/cvfgBoJbE_YJ0UxiMNNHjtXl6czDp22owCLcBGAsYHQ/s16000/ilustrasi-perempuan-dan-pria.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-quuIGNzAke8/YQiVMItX2dI/AAAAAAAAMA0/cvfgBoJbE_YJ0UxiMNNHjtXl6czDp22owCLcBGAsYHQ/s72-c/ilustrasi-perempuan-dan-pria.jpg
IDEApers
https://www.ideapers.com/2021/08/perempuan-sebagai-keagungan-dankeindahan-tuhan.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2021/08/perempuan-sebagai-keagungan-dankeindahan-tuhan.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin