Tidak Menyangka Lolos Program Pertukaran Pelajar di Vietnam

Laila Nur Nandita
Laila Nur Nandita, mahasiswi Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHum) semester delapan, tidak menyangka kalau berhasil lolos program pertukaran pelajar bertajuk “Intercultural Leaders Program” di Hanoi, Vietnam. Pasalnya dari 25 peserta yang lolos dalam even yang digelar Indonesian Young Leaders Expedition (IYLE) ini, hanya ia yang belum pernah menghirup udara luar negeri.

“Ga nyangka bisa lolos. Karena dari 25 peserta, semuanya pernah ke luar negeri, cuma aku aja yang belum,” kata mahasiswi asal Bojonegoro itu, Kamis (30/05/19).

Gadis yang akrab disapa Nandita itu mengaku sempat minder saat mendaftarkan diri dalam even tersebut. Karena para pendaftar lainnya didomnasi kalangan entrepreneur dan aktivis organisasi yang sudah berpengalaman.

“Minder awalnya, karena para pesaingku banyak yang entrepreneur, banyak juga ketua dan aktivis organisasi besar yang melalang buana. Dan mereka juga sudah pernah mengikuti even kayak gini,” ujarnya.

Dara cantik berusia 23 tahun itu menuturkan bahwa ia terkejut saat mendapatkankan pengumuman kelulusan lewat akun media sosialnya. Bahkan ia sampai mengecek pengumuman berkali-kali untuk memastikan kalau ia memang benar-benar lolos. Hal itu lantaran Nandita sering gagal saat mendaftar program kerelawanan seperti yang diadakan IYLE ini.

“Kaget juga saat dapat pengumuman kelulusan. Aku cek pengumuman itu berkali-kali, dan eh, ternyata emang beneran namaku. Soalnya aku udah banyak ikut even seperti ini, tapi ga pernah lolos, baru kali ini lolos,”  tutur Nandita.

Kontribusi Kepada Lingkungan 
Nandita saat mengajar di UKM ULC FUHum/ instagram @nurnandita
Berhasil lolos program pertukaran pelajar ke luar negeri seperti Nandita tidaklah mudah. Bahkan ia menilai, hasil Test of English as a Foreign Language (TOEFL) yang tinggi tidaklah cukup untuk mengantarkan seseorang ke luar negeri. Bagi Nandita, bakal utama adalah kontribusi kepada lingkungan.

“Nilai TOEFL yang tinggi aja tidak cukup. Aku mencoba perbanyak bekal. Dan yang menjadi bekal adalah pengalaman dan kontribusi untuk lingkungan,” katanya.

Saat ini ia tengah fokus menjadi tutor bahasa Inggris di salah satu organisasi intra kampus, yakni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ushuluddin Language Community (ULC) FUHum. Menurut Nandita, kontribusi dan pengalaman mengajar di UKM ULC inilah yang mampu memberangkatkannya ke Vitenam pada tanggal 9-14 Agustus 2019 mendatang.

“Aku saat ini fokus sebagai tenaga pengajar di ULC. Dan itu menjadi modal bagiku, karena pas daftar, kan disuruh nulis esai yang berisi tentang kontribusi untuk lingkungan sekitar kita,” ujar gadis kelahiran Bojonegoro, 12 Juni 1997 itu.

Di sisi lain, pengalaman organisasi juga menjadi hal yang sangat penting bagi Nandita. Ia sendiri merupakan mahasiswi yang bergelut di beberapa organisasi. Di antaranya yaitu UKM ULC, Ikatan Mahasiswa Jawa Timur (Ikajatim), dan salah satu organisasi ekstra kampus. Bahkan ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikajatim tahun 2017/2018.

Nandita mengatakan, organisasi yang ia geluti telah memberikan banyak hal. Mulai dari skill leadership, manajeman waktu, dan pengembangan bahasa asing.

“Organisasi sangatlah penting. Saya mendapatkan banyak hal, mulai dari kepemimpinan, manajeman waktu, pengembangan bahasa asing, dan masih banyak lagi,” katanya, Kamis (30/05/19). 

Ia menambahkan, dari organisasi, ia dapat memberikan kontribusi kecil kepada lingkungannya. Tidak hanya di organisasi saja, Nandita sebenarnya juga ingin memberikan pengajaran kepada yayasan kangker dan panti asuhan.

“Aku ingin memberikan kontribusi di tempat lain, misalnya di yayasan kangker, panti asuhan, atau yang lainnya” imbuhnya.

Dengan ilmu dan kemampuan yang ia miliki, Alumni SMAN 2 Bojonegoro itu berharap agar dapat memberikan kontribusi bagi negeri ini. Bahkan ia mempunyai impian untuk ditugaskan di Papua atau pelosok negeri lainnya suatu saat nanti.

“Kalau bisa mengasah kemampuan bahasa dan kepemipinan dengan baik, aku ingin berkontribusi untuk negeriku. Aku ingin ditugaskan ke Papua, ingin banget, atau bisa ke pelosok negeri lain,” ujar Nandita lirih.

Di balik perjuangan dan kegigihannya, ternyata Nandita mempunyai sosok penting yang menjadi motivasi besar dalam hidupnya. Dia adalah sang nenek tercinta, Almarhumah Yahmi. Neneknya itulah yang membuatnya bertekad untuk memberikan sumbangsih dengan mendirikan perpustakan di desanya, Desa Pacul, Kota Bojonegoro, Jawa Timur. 

“Karena motivasi besarku adalah nenekku. Nenekku ingin aku jadi guru. Kalau pun aku tidak bisa jadi guru di sana, minimal aku memberingkan sumbangsih yaitu dengan membangun perpustakan desa,” pungkas mahasiswi yang sedang berjuang mengerjakan tugas skirpsi.
[Mahfud]

KOMENTAR

Name

22 Mei 2019,1,Advertorial,1,Analisis Utama,2,Artikel,127,Berita,780,cerpen,19,Dosen,3,EkspreShe,22,Essay,70,Generasi Milenial,17,Hari Buruh Internasional,3,Hari Raya,6,Ilmu Pengetahuan,17,Keagamaan,4,Kesehatan,4,Mahasiswa,11,Oase,149,Opini,132,opini mahasiswa,1,politik,2,Puasa Ramadan,19,Puisi,63,Resensi,7,Resensi Buku,12,Resensi Film,20,Riset,4,Sastra,25,Surat Pembaca,7,Teknologi,6,Toefl-Imka,12,UIN Walisongo,19,Zodiak,1,
ltr
item
IDEApers: Tidak Menyangka Lolos Program Pertukaran Pelajar di Vietnam
Tidak Menyangka Lolos Program Pertukaran Pelajar di Vietnam
Berhasil lolos program pertukaran pelajar ke luar negeri seperti Nandita tidaklah mudah. Bahkan ia menilai, hasil Test of English as a Foreign Language (TOEFL) yang tinggi tidaklah cukup untuk mengantarkan seseorang ke luar negeri. Bagi Nandita, bakal utama adalah kontribusi kepada lingkungan.
https://1.bp.blogspot.com/--0BcLbZFXdw/XP7r-jQPcKI/AAAAAAAABeY/MtXKKuXY5BM5-8alZvRXVVBIYs6mlMWwwCLcBGAs/s1600/20190610_132037.jpg
https://1.bp.blogspot.com/--0BcLbZFXdw/XP7r-jQPcKI/AAAAAAAABeY/MtXKKuXY5BM5-8alZvRXVVBIYs6mlMWwwCLcBGAs/s72-c/20190610_132037.jpg
IDEApers
https://www.ideapers.com/2019/06/tidak-menyangka-lolos-program-pertukaran-pelajar-di-vietnam.html
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/
https://www.ideapers.com/2019/06/tidak-menyangka-lolos-program-pertukaran-pelajar-di-vietnam.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin