Primordialisme Bangsa Orc (Resensi Film Warcraft)

Judul film: Warcraft
Produksi: Universal Pictures dan Legendary Pictures
Aktor: Travis Fimmel, Paula Patton, Ben Foster, Dominic Cooper,
Tobi Kebbell, Ben Schnetzer
Durasi: 123 menit
Bahasa: Inggris
Negara: Amerika Serikat

Setelah Ratchet and Clank dan The Angry Birds, film yang diadaptasi dari game kembali rilis tahun ini. Warcraft mengadaptasi game World of Warcraft yang diprosuksi oleh Blizzard Entertainment.

Film berdurasi 123 menit ini menyajikan alur yang cenderung datar. Konflik bermula ketika tempat tinggal bangsa Orc berada pada ambang kehancuran. Demi menyelamatkan bangsanya, Gul’Dan (Daniel Whu), Orc yang memiliki kekuatan sihir, membuat sebuah portal menuju ke dunia lain.

Portal tersebut mengarah ke sebuah negeri bernama Azeroth, yang dihuni oleh beragam bangsa, seperti manusia, elf, dan dwarf yang hidup dengan harmonis. Bangsa Orc berusaha merebut negeri yang damai itu, dan menjadikannya sebagai tempat tinggal baru.

Merasa negerinya terancam, Raja Llene Wrynn (Dominic Cooper) dibantu oleh Medivh (Ben Foster) sang Guardian berusaha untuk menghalau serbuan pasukan Orc. Peperangan antara dua bangsa yang memperebutkan satu wilayah pun tak dapat dihindarkan.

Kecintaan Terhadap Tradisi

Dalam beberapa bagian dari film yang disutradarai oleh Duncans Jons ini menampilkan kesetiaan yang begitu kuat terhadap tradisi nenek moyang. Salah satunya adalah semangat kesukuan yang dipegang teguh oleh Durotan (Toby Kebbel), salah satu Orc yang juga merupakan kepala suku Forstwolf.

Sebab semangat untuk menjaga tradisi itulah Durotan berkhianat kepada Gul’Dan. Durotan menganggap bahwa Gul’Dan telah mencemari tradisi bangsa Orc. Penghianatan ini sempat diikuti oleh bangsa Orc yang lain, namun Gul’Dan terlebih dahulu membinasakan mereka hingga tak ada lagi yang berani berkhianat.

Di bagian lain, bangsa Orc memiliki tradisi menyelesaikan masalah dengan cara berduel. Adegan ini terjadi menjelang akhir cerita ketika Anduin Lothar (Travis Fimmel) dari bangsa manusia bertarung melawan Blackhand (Clancy Brown) dari bangsa Orc.

Lothar berhasil mengalahkan Goldhand. Tak terima dengan kekalahan di pihaknya, Gul’Dan memerintahkan bangsa Orc untuk menyerang Lothar. Namun tak satu pun bangsa Orc yang mematuhi perintah Gul’Dan kali ini. Bangsa Orc memegang teguh tradisi mereka dalam duel tersebut, pihak yang menang akan mendapatkan penghargaan yang tinggi dari bangsa Orc.

Akhir yang Belum Selesai

Akhir dari film ini seakan belum selesai. Film berakhir dengan ditemukannya Go’El oleh seorang manusia. Go’El merupakan putra Durotan yang dihanyutkan ke sungai oleh ibunya, sebelum ia dibunuh oleh bangsa Orc yang mengejarnya. Ending yang seakan dibuat menggantung tersebut dapat dimaklumi, mengingat film ini merupakan sequel pertama dari trilogi film Warcraft.


Lebih dari itu, film yang rilis pada bulan Juni 2016 ini menawarkan efek tiga dimensi yang tak kalah dengan film lainnya. Setting tempat dalam film ini menyerupai film The Lord of The Ring. Efek tiga dimensi dalam film ini digarap oleh Industrial Light and Magic, pihak studio produksi film ini mengklaim bahwa efek visual dari film ini merupakan perpaduan antara Avatar dan Game of Throne. (Lee)

KOMENTAR

Name

Advertorial,1,Analisis Utama,2,Artikel,3,Berita,569,cerpen,13,EkspreShe,16,Essay,32,Oase,59,Opini,57,Puisi,43,Resensi,1,Resensi Buku,8,Resensi Film,15,Riset,2,Sastra,1,Surat Pembaca,7,
ltr
item
IDEApers: Primordialisme Bangsa Orc (Resensi Film Warcraft)
Primordialisme Bangsa Orc (Resensi Film Warcraft)
Setelah Ratchet and Clank dan The Angry Birds, film yang diadaptasi dari game kembali rilis tahun ini. Warcraft mengadaptasi game World of Warcraft yang diprosuksi oleh Blizzard Entertainment.
https://3.bp.blogspot.com/-wiLZZNlCz4o/V5dG0iGfOcI/AAAAAAAAB28/u2bQYJBNhBcLYN-luOlDsadLdOj8uoSyACLcB/s400/warcraft-ideapers.com.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-wiLZZNlCz4o/V5dG0iGfOcI/AAAAAAAAB28/u2bQYJBNhBcLYN-luOlDsadLdOj8uoSyACLcB/s72-c/warcraft-ideapers.com.jpg
IDEApers
http://www.ideapers.com/2016/07/primordialisme-bangsa-orc-resensi-film.html
http://www.ideapers.com/
http://www.ideapers.com/
http://www.ideapers.com/2016/07/primordialisme-bangsa-orc-resensi-film.html
true
2845694181721974662
UTF-8
Lihat Semua Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batalkan Komentar Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua BERITA TERKAIT RUBRIK ARSIP SEARCH SEMUA BERITA Tidak ditemukan Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN INI PREMIUM Share sebelum membuka Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin. Tidak bisa disalin